Tanya Jawab dan Permintaan Proposal Ilustrasi Asuransi Kesehatan Jiwa Manulife Indonesia di Jakarta

Tag Archives for Produk Asuransi

Memilih Produk Asuransi Secara Bijak

1.      Memahami diri pemegang atau pembeli asuransi
Pemegang atau pembeli asuransi harus tahu benar dan jelas mengenai kebutuhan asuransi. Pilih sesuai kebutuhan harus menjadi prioritas.

2.      Mencari asuransi yang diinginkan dan ditawarkan perusahaan asuransi
Perusahaan asuransi banyak menawarkan produknya dan sangat bervariasi. Pembeli harus membaca dengan teliti produk asuransi yang ditawarkan tersebut. Bila perlu pembeli bisa berkonsultasi dengan teman atau ahli asuransi.

3.   Memperhitungkan kemampuan atas asuransi yang akan dibeli
Bila pembeli ingin hanya asuransi, premi tersebut merupakan biaya, bukan investasi. Tahun berikutnya pembeli harus membayar premi lagi. Jangan memaksakan diri kalau tidak mampu untuk asuransi tersebut.

4.      Mencocokan produk asuransi dengan kemampuan dana
Ini merupakan proses mengambil keputusan untuk memilih produk asuransi yang akan dibeli. Lebih baik bila produk asuransi yang diinginkan ada beberapa, dan ditawarkan oleh beberapa perusahaan, sehingga pembeli memiliki pilihan.

5.      Membahas isian produk asuransi dari perusahan asuransi terpilih seusai kemampuan dana
Pembahasan ini penting karena brosur yang diberikan untuk dibaca sering kali diabaikan dan pembeli kurang teliti. Brosur dan informasi agen asuransi sebaiknya didiskusikan dengan pihak yang mengerti hukum supaya pilihan lebih terjamin.

6.      Memilih perusahaan asuransi
Pembeli harus hati-hati agar tidak salah pilih. Pembeli harus mengetahui riwayat perusahaan. Status kepemilikan perusahaan kadang menjadi faktor pemilihan, tetapi bukan faktor utama.

7.    Menandatangani perjanjian asuransi
Tahap ini perlu diperhatikan secara saksama apakah isi perjanjian sesuai dengan keinginan pembeli.

Nasabah Manulife Bertambah

Pengguna produk asuransi Manulife untuk perusahaan atau group life and health terus bertambah hingga Mei 2009. Selama itu, Manulife sudah menambah sembilan perusahaan peserta asuransi dengan jumlah total pegawai sekitar 1.200 orang.

District Manager Bandung PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Oey Tjun Seng di Bandung, Rabu (3/6), mengatakan, saat ini terdapat 200 perusahaan yang mengambil asuransi tersebut dengan jumlah total pegawai sekitar 3.000 orang.

“Setiap perusahaan dengan jumlah pegawai mulai 15 orang dapat mengambil asuransi tersebut. Asuransi itu membuat pegawai yang sakit dirawat secara cuma-cuma. Dibiayai sesuai plafonnya. Saya perkirakan, peluang bisnis asuransi di Bandung masih terbuka lebar,” katanya.

Menurut Oey, jumlah peserta asuransi perusahaan Manulife di Bandung pada tahun 2009 diperkirakan meningkat 15 persen dibandingkan 2008. Di Bandung terdapat jumlah agen Manulife lebih dari 200 orang dan di Indonesia sekitar 4.500 orang.